Rabu, 11 Maret 2015

Dalam Pagi

0 comments


Kriek... kriek... kriek...
Roda tua itu terus berputar
Menapaki aspal kasar dengan sabar
Bergesek, Bergesek, Berderik
Menipiskan gerigi-gerigi
Meninggalkan besi bulat berkarat

Lengan renta itu terus menempel
Pegangan lapuk di kotak berbau
Bau, busuk, penuh lapuk
Tak jua buatnya jauhi kotak itu

Tulang-tulang betis tua
memaksa naik, naik, dan naik
susuri jalanan berbukit
menahan gerobak, menyangga jalan
berusaha menopang kehidupan

Wajah berkerut itu semakin mengkerut
Keringatnya berteriak ingin mengaliri dahi dan pipi
Tapi, beku ditiup pagi

(Lapangan Banteng, 11 Maret 2015)


Source: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/3f/Dawn_-_swifts_creek.jpg
Read More... »

Sabtu, 22 Januari 2011

AKU BUKAN SIAPA – SIAPA

1 comments
Aku...
Bukanlah seorang konglomerat
Yang berdasi sutera berdompet kartu
Yang bermobil lima berhektar tanahnya
Untuk serahkan dunia untukmu...
Aku...
Bukanlah seorang pujangga
Yang selalu hamburkan frasa
Yang untaikan kata merdu nan syahdu
Untuk selalu bisikkan cinta di kupingmu...
Aku...
Bukanlah seorang pendeta
Yang khusuk dalam doanya
Yang bertangan untaian mantra
Untuk bisa memikatmu dengan jampiku...
Aku...
Bukanlah seorang pendekar
Yang bertubuh kekar nan tangkas
Yang hancurkan tembok nan kokoh
Untuk bisa menarik hatimu yang beku...
Aku...
Bukanlah seorang yang mudah kau mengerti
Bukanlah seorang yang mudah kau susuri
Aku adalah aku
Aku tak kan menjadi orang lain untuk dapatkanmu
Aku...
Aku miliki jalan yang kubangun sendiri
Jalan yang telah digaris dan dibimbing olehNya
Jalan yang pagarnya hanya Dia dan aku yang tahu

Aku...
Tak dapat marah atas segala masa lalumu
Aku tahu siapalah diriku
Aku bukanlah siapa-siapamu
Yang dapat larangmu lakukan apa inginmu
Aku...
Hanya dapat sesali hidupku
Hanya satu yang aku sesali seumur hidupku
Mengapa aku bisa merasa ungu atas cinta yang kupilih
Hingga kini aku masih ragu atasmu
Mampukah dirimu menantiku
Tuk bisa jadi konglomerat, pujangga, pendeta dan pendekar
Sehingga kumampu tenangkan hidupmu
Aku rela...
Jika kau memilih pergi dengan pilihanmu
Karena aku yakin di alam fana ini
Kau bukan satu-satunya Hawa
Dan diantara Hawa pasti ada
Bagian diriku yang hilang...

Source: http://img.wallbeam.com/229processed/teddy%20bear%20sitting%20alone%20on%20road.jpg
Read More... »
 

- Copyright © 2015 Word and Life - | - Designed by George Robinson on BTDesigner - | - Proudly powered by Blogger -